Darussalam sebagai Dalil Kebudayaan

Kita mulai dari fagmen ini: Ali Hasjmy yang baru saja keluar dari penjara, dan bekerja di Departemen Sosial, dipanggil untuk menjadi Gubernur Aceh. Provinsi yang di tahun 1956 baru saja dipulihkan kembali statusnya. Setelah sebelumnya dilebur ke provinsi Sumatera Utara. Keputusan Pemerintah Pusat yang telah menyulut amarah Singa Aceh – julukan untuk Daud Beureuh dari Boyd R. Compton – lalu memilih melawan negara, dengan bendera Darul Islam. Beureuh bersama pengikutnya, melawan negara yang dibelanya dulu di awal-awal kemerdekaan. Pemberontakan Kaum Republik, sebut Nazaruddin Sjamsuddin.

Ali Hasjmypun menerima jabatan itu, namun dengan syarat, “saya akan membawa pulang air, bukan api,” katanya.

Setahun setelah itu, konflik yang meluluh-lantakkan Aceh, mulai menemui titik terang, dengan terbitnya Ikrar Lamteh. Yaitu komitmen untuk menghentikan huru-hara. Hal yang sebenarnya tidak mudah dilakukan oleh Hasjmy, untuk meluluhkan hati mereka yang terluka, kawan seperjuangan di masa lalu.

“…Di atas Balai atau Mushalla di pinggir sebuah sungai kecil, telah menunggu Sauddara Ishak Amin, Saudara Jalil Amin dan Saudara Muhammad Ali Piyeung, masing-masing mereka dalam Darul Islam berkedudukan sebagai Bupati Aceh Besar, Komandan Pasukan Istimewa (kira-kira RPKAD dalam TNI Angkatan Darat) dan Kepala Kepolisian Negara. Semua mereka adalah teman-teman seperjuangan saya dalam pergerakan kemerdekaan di zaman Hindia Belanda dan dalam Revolusi ’45 setelah Indonesia Merdeka.” (Ali Hasjmy, 1984: 477-478).

Ikrar Lamteh adalah tonggak untuk melihat Aceh di masa depan. Yaitu dengan cara apa Aceh ini dibangun. Harus diingat, bahwa generasi yang terlibat dalam Darul Islam maupun yang mewakili Pemerintah Pusat di Aceh, adalah mereka yang tumbuh di awal abad ke-20. Mereka lahir dan tumbuh dengan ingatan kolektif dan kenyataan sosial, bahwa Aceh yang dulunya agung, telah dikalahkan oleh Belanda melalui perang yang tiada terperi. Generasi ini juga yang menghadapi tantangan untuk mempertahankan eksistensi negara-bangsa Indonesia, yang baru diproklamirkan, pada masa-masa revolusi nasional yang bergelora.

Keseluruhan dari perang dan konflik itu telah meluluh-lantakkan Aceh, sampai ke tulang sumsumnya. Derita bertubi-tubi. Dari sebuah entitas yang menjadi episentrum di Asia Tenggara, baik oleh Islamnya, produksi kebudayaannya maupun Bandar-nya, menjadi terpuruk. Sampai-sampai, perasaan terpuruk itu, salah satunya, dilampiaskan dengan aksi berani mati, yang dikenal dengan Aceh Pungo.

Namun, mata orang Aceh kemudian terbuka. Tidak boleh lagi berperang dengan Belanda itu. Orang Aceh musti bersekolah. Maka berbondong-bondonglah, menyeberangi samudera, melewati pegunungan, melampaui selat, demi meraih pencerahan budi. Mulai satu persatu, lembaga pendidikan didirikan ulang. mulai dari sekolah, madrasah dan dayah, kembali mewarnai kehidupan masyarakat Aceh, setelah jatuh akibat perang.

Adalah Daud Beureuh itulah, yang mendorong orang Aceh kembali membuka matanya, sehingga diberikanlah gelar untuknya, yang dicatat oleh Isa Sulaiman (1997), sebagai Bapak Kesadarn Aceh.

Daud Beureuh sangat mendamba, bahwa Aceh kembali menjadi pusat kegiatan ilmu pengetahuan sebagaimana berabad-abad yang lampau. Keinginan Beureuh itu, yang tiada pupus baik ketika dia sedang melawan Jakarta, disampaikan oleh Hasjmy kepada Sukarno, “Bung Karno, Tgk. Daud Beureuh itu menginginkan Aceh ada lembaga pendidikan yang masyhur.” Dari bisikan itu, adalah awal mula diletakkan satu jalan baru bagi Aceh. Bahwa Aceh yang sudah lelah berperang sejak era kolonial, revolusi sosial dan Darul Islam, perlu lekas membangun. Aceh sudah porak-poranda karena perang. Harus dihentikan. Bahkan bukan hanya dihentikan, tapi dinaikkan derajatnya kembali. Seperti ingatan kolektif itu. Maka jalan satu-satunya adalah mengembangkan kembali dunia pendidikan yang hancur lebur sejak invasi Belanda di akhir abad ke-19.

Darussalam! Cetus Hasjmy. Iya, Darussalam. Lawan dari Darul Harb. Dari negeri perang ke negeri damai. Dari negeri amarah ke negeri cinta kasih. Dari negeri kekacauan ke negeri ketertiban. Dari negeri hilang arah ke negeri menuju cita-cita. Jadi, Darussalam adalah dalil kebudayaan sama sekali. Darussalam bukanlah gedung menjulang, bangunan beton, jalan aspal, lapangan hijau, stadion, hall dan lampu hias. Darussalam, kata Hasjmy, adalah pendidikan yang bertugas mendidik manusia agar menyadari bahwa dia diciptakan Allah dalam bentuk paling sempurna; sempurna bentuk jasmani dan kondisi ruhaninya; sempurna akal pikiram dan budi nuraninya.”

Itulah maksud mengapa Darussalam didirikan, dimana dua kampus berdiri kokoh: Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan UIN Ar Raniry, sebagai bentuk dari kebudayaan baru masyarakat Aceh, demi menuju – meminjam frasa dari Ali Hasjmy –Padang Bakti.

Komentar

  1. Mira Gusmara

    Keunggulan : pengarang mampu menarik pembaca dan memotivasi orang untuk membuka mata dan jalan pikiran mereke bahwa betapa berjuangnya orang aceh untuk bisa mendirikan lembaga pendidikan,yang dimulai dari sekolah,madrasah dan dayah.dan distulah kehidupan mewarnai masyarakat aceh,aceh bangkit setelah jatuh akibat perang.
    Kekurangan : orang yang baru keluar dari penjara dipanggil untuk gubernur aceh,itu tidak realistis.

    Nama kelompok:
    -Mira Gusmara
    -Serlia Putri
    -Intan Maharani

  2. Alhafis haesa septama

    Orang aceh sang at megiginkan aceh seperti berabad abad lalu sebelum Belanda memporak-porandakan aceh. Aceh meginginkan lembaga pendidikan yg masyur. Dari bisikan itu adalah awal mulai diletakkan suatu jalan baru bagi aceh. Sejak era kolonial, revolusi sosial dan darul islam perlu lekas membangun. Maka jalan satu-satunya adalah membangun dan mengembangkan kembali dunia pendidikan yg hancur lebur sejak inovasi Belanda di akhir abad ke 19.Daud beureuh, ialah yang mendorong orang aceh membuka pikiran untuk maju dari ketepurukan akibat petang.
    Ali hasmy: Darusalam iya Darusalam lawan dari darul harb dari negri perang menuju negri damai. Dari negri amarah ke negri cinta kasih. Dari negri kekacauan ke negri ketertiban. Dari negri hilang arah ke negri cita-cita. Dan Darusalam bukanlah gedung menjulang, bagunan beton, jalanan aspal, lapangan hijau, stadion, hal dan lampu hias. Darusalam kata hasjmy
    Maksud mengapa Darussalam di berikan dimana dua kampus di berilan universitas syiah kuala (unsiyah) dan UIN ar-rainy sebagai bentuk dari kebudayaan aceh yg baru.

    Kelebihan:
    1.kita dapat mengetahui sejarah perkembangan pendidikan yang ada di aceh
    2 . siapa siapa saja yg berperan di dalamnya
    3.Bagaimana perjuangan mereka untuk mengejar ilmu pendidikan
    4.Bagaimana pendidikan di aceh di masa lampaui dapat kita mengetahui dari ulasan di atas

    Kekurangan :
    1. Banyak kata kata yg sulit di pahami
    2. Bacaan susah di mengerti
    3. kurangnya penjelasan yg akurat
    4. Banyak pengertian yang tidak menyambung antara bacaan tersebut
    5. Diakhiri ulasan ada kalimat yg tak berlanjut dan tidak ada penjelasan

    Nama anggota :
    1.Alhafis haesa septama
    2. Sri nurjannah
    3. raudhatul jannah

  3. Kelompok: 1.musliadi. 2.Aulia Rahman 3.Ramadani

    Komentar anda menunggu moderasi

    Darussalam sebagai dalil
    Kebudayaan
    Sabtu September 22,2018

    Ali Hasjmy yang baru saja keluar dari penjara,ia berkerja di departemen sosial di panggil untuk menjadi gubernur Aceh.Provinsi yang di tahun 1956 baru saja di pulihkan setelah dilebur ke Sumatera Utara,Ali Hasjmy yang buat amarah singah Aceh yang julukkan untuk Daud bereueh karena Compton yang membuat lebih memilih melawan negara
    Ali Hasjmy menerima jabatan itu dengan karena satu syarat,yaitu saya akan membawa pulang air bukan api.
    Komandan pasukan istimewa (kira kira RPKAD dalam TNI angkatan darat) dan kepala kepolisian negara,semua mereka adalah teman teman seperjuangan saya dalam pergerakan kemerdekaan di zaman Hindia Belanda.
    Daud bereueh yang sangat mendaba bahwa menjadi pusat ilmu pengetahuan sebagaimana abad abad yang lampau.keinginan beurueh itu,yang tiada pupus baik ketika dia sedang melawan Jakarta,disampaikan oleh Hasjmy Kepada Sukarno “bung Karno tgk.daud Beurueh itu menginginkan Aceh ada lembaga pendidikan yang Mansur”. dan memutuskan mengembangkan kembali dunia pendidikan yang hancur lebur.Darussalam adalah pendidikan yang bertugas mendidik manusia agar bahwa yang di ciptakan Allah SWT.dalam bentuk paling yang sempurna.

    Kelebihannya:
    Ali Hasjmy tetap semangat bersama daut brueuh sama sama membangun pendidikan di aceh.karena mereka tumbuh di masyarakat yang kurang berpendidikan.tapi semangat mereka untuk membangun dan membawa masyarakat untuk berpendidikan sangatlah kuat tiada kata kata menyerah.

    Kekurangan:
    Tiada kekurangan

  4. Huda rizki yusuf . Fariza nurdianty . wiranda

    Ali hasyimy yang baru saja keluar dari penjara. Ia berkerja di departemen sosial di panggil untuk menjadi gubernur aceh . Provinsi yang di tahun 1956 baru saja di pulihkan setelah di lebur ke sumatra utara . Ali hasjmy menerima jabatan itu dengan satu syarat yaaitu saya akan membawa pulang air bukan api.
    Komandan pasukan istimewa (kira kura RPKAD dalam TNI angkatan darat ) dan kepala kepolisian negara .semua mereka adalah teman reman seperjuangan saya dalam pergerakan kemerdekaan di zaman hindia belanda . Daud bereueh yang sangat mendaba bahwa menjadi pusat ilmu pengetahuan sebagaimana abad abad yang lampau . Keinginan beureuh itu , yang tiada pupus baik ketika dia sedang melawan jakarta , disampaikan oleh hasjymy kepada soekarno Bung Karno, Tgk. Daud Beureuh itu menginginkan Aceh ada lembaga pendidikan yang masyhur.” Dari bisikan itu, adalah awal mula diletakkan satu jalan baru bagi Aceh. Bahwa Aceh yang sudah lelah berperang sejak era kolonial, revolusi sosial dan Darul Islam, perlu lekas membangun. Aceh sudah porak-poranda karena perang. Harus dihentikan..

  5. 1. Agus muliadi 2. Budi purwanto hasibuan 3. Muhajir

    Dengan argumen ali hasjmy yang baru keluar dari penjara yang kemudian beliau menjadi gubernur aceh “bahwa aceh harus bangkit dari keterpurukan” itu merupakan argumennya yang membuat aceh mampu bangkit dan bersemangat untuk melawan para penjajah belanda dan mereka ingin menjadi manusia manusia yang tidak dipandang sebelah mata oleh belanda sehingga merwka pun berbondong bondong untuk melaksanakan pendidikan sehingga di aceh ali hasjmy bisa membangun 2 kampus yaitu unsyiah dan uin ar-raniry

    Kekurangan:- kata kata yang yerdapat didalam teks agak susah dimengerti
    -banyak menggunakan bahasa latin

    Kelebihan : – kita dapat mengetahui kejadian aceh lada massa lalu
    – dengan membaca teks ini kita dapat mengetahui jasa dari ali hasjmy

    Masukkan : – alangkah baiknya jika penulis menggunakan kata kata yang mudah dimengerti sehingga meningkatkan pemahaman akan teks tersebut

  6. Debi ayu ananda putri, nona rizkia, sitti sarah

    Darusalam sebagai kebudayaan
    Ali Hasimi baru saja di kembalikan status nya setelah sebelumnya di lebur ke provinsi sumatra utara.
    Setelah setahun itu konflik yang menghancurkan aceh mulai menemui titik terang dengan terbitnya ikrar lante.
    Ikrar lamteh adalah tonggak untuk melihat aceh di masa depan orang aceh sadar bahwa mereka tidak boleh berperang lagi tetapi mereka harus bersekolah daud breuh adalah orang yang mendorong orang aceh untuk membuka matanya.
    Daud breuh yang sangat mendamba bahwa aceh menjadi pusat ilmu pengetahuan sebagaimana abad-abad yang lampau.
    Dan beliau memutuskan mengembangkan kembali dunia pendidikan yang hancur lebur.
    Darussalam adalah pendidikan yang bertugas mendidik manusia agar bahwa dia diciptakan allah swt dalam bentuk paling sempurna.

    KELEBIHAN

    Semangat dari ali hasjmy dan daud bicuh harusnya tumbuh di masyarajat sekarang.
    Sebab semangat keduanya mendirikan pendidikan diaceh sangat bijaksana sebab-sebab dengan perang belum tentu orang aceh dapat mengalahkan lawan nya tetapi ali hasjmy dan daud breuh malah berfikir bijaksana untuk mendirikan pendidikan.
    Itulah startegi yang sangat bijaksana dan efektif karna keputusan bijak sana itulah darussalam dapat berdiiri kokoh, universitas syah kuala ( unsyah) dan UIN ar-raniry.

    KEKURANGAN

    Kurangnya penjelasan pada cerita di atas ada kata-kata tidak baku. Dan tidak mengandung penjelasan yang selesai.

  7. Nungki Widya Sari, Yuliana, Sriwahyuni Siregar

    Kesimpulan :

    Setelah Ali Hasjmy keluar dari penjara dia diminta untuk menjadi Gubernur Aceh. Sehingga menimbulkan kemarahan dari singa Aceh (Daud beureuh dari Boyd R) atas keputusan pemerintah). Tetapi Ali tetap menerima jabatan itu. Setahun setelah itu, konflik terjadi dimana-mana namun membuat masyarakat Aceh terbuka fikiriannya bahwa tidak boleh berperang lagi. Dan Daud sangat ingin Aceh menjadi pusat ilmu pengetahuan
    Itulah maksud mengapa Darussalam didirikan. Dan berdirinya kampus universitas Syiah Kuala(Unsyiah ) dan UIN Ar-Raniry. Sebagai bentuk kebudayaan masyarakat Aceh Darussalam.

    Kelebihan:

    1. Mengupas kebudayaan Darussalam
    2. Menceritakan beberapa tokoh Darrusalam
    3. Universitas Syiah Kuala dan UIN Ar-Raniry sebagai simbol kebudayaan Aceh Darussalam

    Kekurangan :

    1. Tulisannya susah dimengerti
    2. Kata-katanya terlalu berlebihan atau mubazir kata-kata
    3. Banyak kata yang berulang-ulang

  8. Febi Adriansyah

    Penulisan yang sangat baik dan sangat rapi oleh bung alkhaf saya selaku pembaca sangat mengapresiasi penulisan anda, namun sangat disayangkan jika dibandingkan dengan sekarang generasi anak aceh sangat lah jauh berbeda serta semangat berjuang dan belajar anak aceh sekarang sangat minim sehingga generasi ini mulai hancur,sangat baik dengan adanya artikel ini dapat membuat inovasi baru serta dapat memotivasi melihat apa yang diperjuangkan anak aceh dimasa lampau, anak aceh dimasa kini sudah tidak lagi mementingkan pendidikan melainkan mereka hanya ingin memiliki uang saja, sehingga kurang nya sumber daya manusia yang memiliki arah berpikir kedepannya yang baik, sebelumnya saya mohon maaf dan mohon izin untuk berkomentar disini,dan saya mohon maaf karena telat memberikan komentar ini dengan adanya kendala beberapa waktu tadi, terimakasih untuk bung alkhaf sukses terus

  9. Elvira Octaviana

    Keunggulan: Aceh bangkit setelah jatuh akibat perang, semangat orang aceh untuk bersekolah, mulai dari didirikan madrasah dan dayah sampai berdirinya universitas besar di Aceh yaitu Universitas Syiah Kuala dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
    kekurangan: Tidak pantas orang yang telah menjadi napi itu di angkat sebagai gubernur karena seorang napi namanya telah tercemar dan telah tercatat didalam buku napi.

    Elvira Octaviana

  10. Ramadhayani syahfitri

    kelebihannya : ali hajmy yg baru saja keluar dri penjara namun tetap d percaya untuk menjadi gubernur aceh.ali hajmy mampu membangun bangsa aceh yg hancur karna perang dengan ilmu pendidikan. jadi ilmu pendidikan itu sangat penting
    kekurangannya : sejauh ini menurut saya tidak ada kekurangannya

  11. Melda Yani

    Konflik yang meluluh lantakkan Aceh mulai menemui titik terang. Yaitu komitmen untuk menghentikan huru hara. Untuk melihat Aceh di masa depan, yaitu dengan cara apa Aceh ini di bangun.

    Kelebihan:
    Ali Hasjmy dan kawan kawan tidak hanya dapat membangun lembaga pendidikan, tepat nya bahkan dapat membuat suatu gerakan yang berniat untuk mengubah keputusan, pusat memberikan kebijakan mengubah Aceh yang dulu nya di lebur ke provinsi Sumatera Utara menjadi salah satu ambisinya yaitu Aceh menjadi Nanggroe Aceh Darussalam

    Kekurangan:
    Bagaimana bisa orang yang keluar dari penjara dengan catatan kriminal dapat bekerja di pemerintahan?
    Disitu tidak tertera jelas jabatan apa yang di terima oleh Ali Hasjmy dan apa maksud dari syarat “saya akan membawa pulang air, bukan api” disitu tidak di jelaskan

Tinggalkan Balasan ke Ramadhayani syahfitri Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *