esai

Darussalam sebagai Dalil Kebudayaan

Kita mulai dari fagmen ini: Ali Hasjmy yang baru saja keluar dari penjara, dan bekerja di Departemen Sosial, dipanggil untuk menjadi Gubernur Aceh. Provinsi yang di tahun 1956 baru saja dipulihkan kembali statusnya. Setelah sebelumnya dilebur ke provinsi Sumatera Utara. Keputusan Pemerintah Pusat yang telah menyulut amarah Singa Aceh – julukan untuk Daud Beureuh dari …

Apa dan Bagaimana Kaum Intelektual Itu (Bagian Pertama)

Saya memperhatikan lekat-lekat tulisan Ali Hasjmy tentang Angkatan Darussalam. Tulisan itu dihadirkan olehnya dengan gempita. Saat Ibrahim Hasan menggantikan Madjid Ibrahim sebagai Gubernur Aceh. Angkatan Darussalam kini menggantikan Angkatan 45, begitu titahnya. Saya mencoba masuk ke alam ketika Hasjmy melihat peristiwa itu. Begitu berkecamuk pikirannya, sekaligus begitu pula bahagia, sebab apa yang dirintisnya di masa …

Memaknai Kemerdekaan di Tengah Hiruk Pikuk Akhir-akhir Ini

Siapakah yang paling Indonesia di antara kita? Pertanyaan itu menyeruak sejak Suharto jatuh. Rezim yang tiada ampun dengan hiruk pikuk itu, selalu punya alasan untuk membungkam mereka yang berbeda. Suharto selalu beralasan, pembangunan akan lancar kalau suara-suara bising itu ditertibkan. Terutama pekikan ideologi politik. Kalau pun mesti ada satu pandangan politik, tentu pandangan politik yang …

Museum dan Perpustakaan Ali Hasjmy: Sebuah Amatan dari Dalam

Di usia senjanya, Ali Hasjmy mulai merasa risau mengenai koleksinya pribadinya yang meliputi apapun mengenai Aceh. Kerisauannya itu, dia tuliskan dengan sangat epik, maka izinkan saya mengutipnya, untuk kesekian kalinya, sebagai berikut: “Pada saat usia senja, buku-buku, dokumen-dokumen dan benda-benda budaya yang telah bersusah payah saya kumpulkan puluhan tahun, membuat saya gelisah, menganggu ketenangan tubuh …

Mengapa Maradona Lebih Besar dari Messi

5 September 1993, udara stadion El Monumental di Buinos Aires semakin dingin. Dari tribune, ada dua pemandangan kontras. Valderama, Asprilla, Cordoba dan seluruh tim Kolombia berpesta. Di sudut lainnya, Batistuta seperti tidak percaya. Diego Simoene pemilik nomor 10 Argentina sejak tahun 1991 pun tertunduk lesu. Bagaimana mungkin, pemilik dua gelar piala dunia dan pemuncak Copa …

Membaca Aceh dari Dalam

PAPER ini akan saya mulai dari dari dialog yang sangat populer di Aceh, tapi tidak di Jakarta, antara Sukarno dengan Daud Beureuh. Sekitar tahun 1947. Dialog ini sebenarnya panjang, berisi tentang ajakan Sukarno, agar Aceh membantu perjuangan revolusi Indonesia yang sedang digugat oleh sekutu pasca kekalahan Jerman dan Jepang dalam perang dunia kedua. Daud beureuh, …

Mencari Aceh di Fakultas Kopi

BANGUNANNYA bergaya vintage dan bertingkat dua. Memiliki halaman parkir yang memadai untuk mobil dan sepeda motor. Untuk menandai nama tempat ini, tepat didepan bangunan, diletakkan plang nama, dengan tulisan terang: Fakultas Kopi. Tempat ini adalah cara untuk menikmati kopi yang datang dari Aceh. Wilayah di Indonesia dimana segala hal tentang kopi itu berasal. Untuk menegaskan …

Bang Fuad yang Saya Kenal

DI ACEH, sedikit orang yang namanya selalu saja hadir dan dibicarakan selama dua dekade. Sebab untuk sampai pada maqam itu, yang bersangkutan harus memiliki keunikan diri, sekaligus konsistensi atas sesuatu yang diyakini. Sebab zaman, tidak memiliki tempat bagi orang yang mencla-mencle. Namun, zaman selalu memiliki tempat kepada mereka yang selalu percaya terhadap keyakinannya. Sekaligus memperjuangkannya.

Tembok Helsinki

26 Desember adalah cerita tentang gelombang besar. Menyapu apa yang ada di depannya. Gelombang itu membumbung tinggi. Hitam. Lalu, ada yang tidak sama setelah gelombang itu hadir di pagi itu. Kehidupan kita berubah. Cara bicara kita berubah. Penglihatan kita berubah. Bahkan, ingatan kita pun ikut berubah.