esai

Tembok Helsinki

26 Desember adalah cerita tentang gelombang besar. Menyapu apa yang ada di depannya. Gelombang itu membumbung tinggi. Hitam. Lalu, ada yang tidak sama setelah gelombang itu hadir di pagi itu. Kehidupan kita berubah. Cara bicara kita berubah. Penglihatan kita berubah. Bahkan, ingatan kita pun ikut berubah.

Setelah Peristiwa Politik; Menimbang Poros Darussalam

Tjita-tjita yang terkandung didalam dada pemimpin-pemmpin dan rakjat Atjeh dengan pembangunan “Darussalam”, ialah karena dorongan dan kesadaran hendak mendjadikan hari-depan Atjeh, selaku bagian Republik Indonesia, kembali megah dan berbahagia seperti zaman-zaman kebesaran dahulu, dengan tudjuan, bahwa disamping akan mendjadi sebuah mata-air ilmu pengetahuan, “Darussalam” djuga merupakan suatu lembaga, dimana manusia-manusia baru jang berdjiwa besar, berbudi …

Menemukan Kembali Inspirasi Islam Indonesia

Beberapa negara muslim di awal abad kedua puluh mencoba untuk mendialogkan antara keislaman dan kemoderenan. Ada yang berhasil, ada pula yang gagal. Sebagai contoh yang gagal itu adalah negara Pakistan. Negara yang dapat dikatkan sebagai negara muslim pertama yang menterjemahkan diri sebagai ‘Republik Islam, tidak mampu bergerak lebih jauh untuk mewujudkan diri sebaga negara muslim …