Kepada Sukarno-Hatta

Perhatikan kalimat terakhir dari bunyi teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia “… Atas nama bangsa Indonesia, Sukarno-Hatta.” Terkesan ada harmoni di sana. Namun, sungguh, di sanalah sebenarnya cerita tentang hiruk-pikuk, banting-tulang, jatuh-bangun tentang bangunan keindonesiaan ini bermula.

Menemukan Kembali Inspirasi Islam Indonesia

Beberapa negara muslim di awal abad kedua puluh mencoba untuk mendialogkan antara keislaman dan kemoderenan. Ada yang berhasil, ada pula yang gagal. Sebagai contoh yang gagal itu adalah negara Pakistan. Negara yang dapat dikatkan sebagai negara muslim pertama yang menterjemahkan diri sebagai ‘Republik Islam, tidak mampu bergerak lebih jauh untuk mewujudkan diri sebaga negara muslim …

Menjaga Pancasila, Menjaga Indonesia

”Pantjasila adalah satu alat mempersatu, jang saja jakin sejakin-jakinnja Bangsa Indonesia dari Sabang sampai ke Merauke hanjalah dapat bersatu padu diatas dasar Pantjasila itu. (Bung Karno dalam,Pantjasila Dasar Filsasat Negara) Tidak ada yang membantah sama sekali, apa yang dikatakan oleh Bung Karno itu. Melihat kenyataan, baik secara historis dan sosiologis, Indonesia merupakan sebuah entitas lama …

Renungan untuk Sebuah Kota

811 tahun bukan waktu yang singkat untuk sebuah kota, seperti Banda Aceh. Jarak tempuh hidupnya yang lama itu kemudian menjadikan kota ini tempat hilir mudik manusia, dengan segala aktifitasnya. Mulai berdagang, menyebarkan agama, sampai peperangan. Banda Aceh menjadi demikian, kota yang disinggahi oleh para pelancong, pedagang dan penyebar agama, karena letaknya berada di bibir Selat …