Jejak Normal Islam Institut

Dalam pertemuan-pertemuan di masa akhir hidupnya, masih terlihat cara berfikirnya yang sistematis dan jernih, terutama dalam memandang persoalan kebangsaan. Bahkan di-usianya yang hampir menyentuh usia ke-90 tahun, dia masih menunjukkan kapasitas intelektualnya dan menunjukkan gayanya yang teatrikal, terutama ketika memempraktekkan percakapan dalam bahasa Inggris, Arab, Jerman dan Perancis!

Nasionalisme dari Pinggir

Ketika Bung Karno berpidato dengan garangnya tentang Pancasila, 1 Juni 1945 di gedung BPUPKI, apa yang dipikirkan oleh manusia lain, di luar gedung tersebut? Atau, ketika Bung Karno berpidato dengan menggelagar, bak petir yang menyambar-nyambar tentang paham kebangsaannya itu di berbagai tempat, apa yang dikerjakan dan hidup di dalam pikiran manusia lain di belahan bumi …

Pesan dari Atjeh Hotel

Hemat saya, ada dua tempat lain yang dapat dijadikan oleh pasangan Zaini Abdullah dan Nasruddin (AZAN) untuk konfrensi pers mengenai keikutsertaan-nya dalam Pilkada 2017. Pertama, adalah Gunung Halimon. Tempat itu tentulah bersejarah baginya, karena bersama Hasan Tiro, dia ikut mendeklarasikan perlawanannya dengan negara Indonesia.

Frasa “Umat Islam” dalam Sejarah Politik Indonesia Modern

Seorang mubalegh tiba-tiba mengirimkan pesan melalui fasilitas layanan pesan WhatsApp, untuk mengajak teman-temannya berdiri melawan rezim Jokowi. Menurutnya, rezim itu telah membatalkan lebih dari 3000 Perda Syariah, dan itu jelas menyakiti hati umat Islam. Mubalegh tersebut-pun tanggung-tanggung. Dia menyeru kepada ummat Islam untuk melawan rezim, yang di dalam pikirannya, telah berbuah zalim.

Nasihat Politik untuk Irwan Djohan

Politik Aceh harus dibaca dari dua periode penting ini, 1998-2002 dan 2005-2010. Periode 1998-2002 dilihat sebagai masa pergulatan politik. Mulai dari gerakan penjatuhan Suharto, Referendum Aceh dan penerapan Syariat Islam. Ketiganya peristiwa itu saling berkelindan, dalam pengertian sebagai pencarian bentuk Aceh Baru. Setelah lama dibekap dalam rezim yang otoriter. Oleh karenanya, aktor-aktor yang hadir di …

Kematian Darussalam

Ada tiga “kematian” kecil Darussalam selama hampir dua dekade ini; pertama, dilengserkannya Prof. Dr. Syamsuddin Mahmud sebagai Gubernur Aceh pada tahun 2000. Pelengseran yang sampai sekarang belum diketahui apa motifnya, kecuali oleh dua hal; euforia gerakan mahasiswa yang didukung oleh anggota legislatif kala itu dan aksi politik yang dilakukan oleh Mantan Kepala Bappeda Aceh itu …

Yang Masih Dikenang dari Balee Seumike Aceh Institute (Bagian Kedua)

Diskusi bersama Abu Nu itupun berjalan dengan sukses. Sebelum kemudian kantor Aceh Institute-pun pindah ke Punge Blang Cut. Di kantor yang baru itu, kami mengontrak rumah yang tidak terlalu besar, namun cukup reseprentatif. Di kantor itu pula-lah beberapa agenda baru dilaksanakan, seperti peresmian perpustakaan Isa Sulaiman. Cita-citanya, perpustakaan itu akan menjadi pusat informasi dan pengetahuan …